Sinopsis Film Dora and Lost City of Gold

Sinopsis Film Dora and Lost City of Gold – Kenal dengan Dora The Explorer? Kali ini aka nada petualangan Dora namun dalam bentuk live action. Yups, Paramount Pictures dan Nickelodeon Movies merilis Dora and the Lost City of Gold. Dora merupakan salah satu serial animasi Nickelodeon yang menjaring penonton anak-anak dan yang paling aman ditonton untuk anak-anak. Akhirnya, aksi Dora bisa dinikmati di layar lebar. Film besutan James Bobin ini menjanjikan bahwa Dora akan membawa kita dalam nuansa petualangan yang sesungguhnya. Dan tentunya tidak mengecewakan.

Hidup di hutan adalah hal yang paling menyenangkan bagi Dora (Isabela Moner). Namun orangtuanya menginginkan dia untuk pindah ke kota. Ayah Dora (Michael Peña) dan ibunya Dora (Eva Longoria) ingin melanjukan penelitian untuk mencari Parapata, peradapan kota yang hilang. Dan Dora dititipkan ke orangtua Diego di kota. Awalnya Dora tidak ingin, namun akhirnya dia mengikuti keinginan orangtuanya.

Diego sudah bisa beradaptasi baik dengan suasana kota sejak pertama kali dia pindah saat kecil. Sehingga ketika Dora ada di kota dan menunjukkan sikap konyol yang dianggap memalukan, Diego merasa malu. Namun, bukan Dora namanya kalau di putus asa.

Dora harus mendapatkan tertawaan dan sindiran ketika dia berbeda yang yang lainnya ditempat baru. Diibaratkan, Dora adalah sosok kampung di kota. Walaupun dia sudah memiliki kamar yang bagus, dia lebih memilih tidur di luar bersama dengan alam. Apalagi ketika ke sekolah Dora membawa cangkul dan dinamit yang membuatnya harus berurusan dengan pihak keamanan sekolah.

Diego memperingatkan Dora untuk berperilaku normal dan Diego sendiri merasa malu dengan sikap kawan kecilnya itu. Namun bukan Dora kalau langsung putus asa. Dia tipe gadis periang dan selalu berjiwa positif. Tak akan pantang menyerah walaupun tak ada yang mau berteman dengannya.

Ketika sedang ada acara kunjungan museum, Dora diculik oleh kawanan pemburu harta karun bersama dengan Diego, Sammy (Madeleine Madden), dan Randy (Nicholas Combee). Dora pun tahu jika orangtuanya menghilang disebuah tempat bernama Parapata. Kota yang menyimpan harta karun emas. Ia pun ke sana bersama Diego, Sammy, Randy, dan seorang laki-laki yang menagku teman ayah Dora.

Dora dan kawan-kawan memulai petualangan untuk menakhlukkan Parapata, tempat tersebut disebut dengan istilah “the Lost City of Gold”. Bagaimana keseruan petualangan Dora dkk? Oh iya, Dora tentu akan selalu ditemani keranya, Boots

Isabela Moner mampu membawa Dora versi animasi ke versi liv e action dengan sangat apik. Dia mampu memerankan perannya sebagai anak hutan yang terlihat urakan ketika di kota. Dora membawa peralatan cangkul, dinamit, bahkan telepon satelit bukannya smartphone. Sampai kegemarannya Dora yang bernyanyi ditampilkan secara detail lewat versi live action. Hal-hal konyol dan tidak berlebihan mampu diperankan oleh Moner. Dia berhasil menghidupkan karakter Dora. Naskah dan plot sangat jelas.

Tak hanya Moner, tapi interaksi antar karaker terjalin baik. Ada plot-plot yang ngambang tapi terabaikan oleh kekonyolan tingkah Dora. Dan jangan lupa, akan selalu ada aksi menggemaskan si Boots dan Sweeper yang lumayan berhasil animasi tiga dimensinya.

Film ini sasarannya adalah keluarga. Sehingga, tontonan ini layak untuk ditonton bersama keluarga di bioskop, mulai tayang tanggal 9 Agustus 2019 lalu.