Home news Rumah Di The Sanctuary Laris, Banyak Pembelinya

Rumah Di The Sanctuary Laris, Banyak Pembelinya

19
0

Selalu tersedia kejutan-kejutan baru di sementara krisis. Kali ini kejutan mampir dari The Sanctuary Collection, perumahan seluas 25 ha di kawasan Sentul City, Sentul, Bogor.

Tidak layaknya biasanya perumahan yang kesusahan memasarkan produknya sementara pandemi Covid-19, The Sanctuary justru laris manis.

Padahal harga rumahnya paling tidak mahal Rp2 miliar, apalagi saat ini sudah naik menjadi Rp2,1 miliar. Cerita berhasil pada mulanya mampir dari BSD City, Serpong, Tangerang, Banten. Township besutan Sinar Mas Land (SML) itu setahun paling akhir berhasil memasarkan delapan klaster sebanyak 1.000 rumah. Harga rumahnya berkisar Rp900 jutaan- 1,5 miliar.

The Sanctuary Aether bsd menyebabkan perhatian banyak orang mengingat proyek besutan PT Cipta Harmoni Lestari (Harita Group) ini merupakan proyek baru. Di wilayah baru dibangun empat tempat tinggal misal dan marketing gallery. Selain itu Bogor bukanlah kawasan favorit investor.

Tanglin Parc, klaster pertama seluas 5,5 ha yang mencakup 160 tempat tinggal habis lebih cepat dari yang direncanakan. “Semula penjualannya ditargetkan selesai pada Februari 2021, ternyata pada Januari sudah sold out” ujar Andreas Audyanto, Chief Operating Officer (COO) The Sanctuary Collection kepada housingestate.id di Bogor, pekan lalu.

 

Ada empat jenis yang dipasarkan 122,5/91, 125/91, 176/120, 225/150 seharga Rp2,1 – 4,2 miliar. Tipe hoek yang tanahnya lebih luas harganya menggapai Rp6 miliaran. Menyusul habisnya klaster pertama pada pertengahan Januari lalu diluncurkan klaster ke dua New Spring (3,2 ha/120 unit). Tipe rumahnya sama sama dengan klaster sebelumnya.

 

Audyanto mengatakan, konsumen yang belanja biasanya tertarik dengan konsep The Sanctuary yang menjual tempat tinggal siap huni, tidak perlu renovasi lagi.

Pertama, setiap tempat tinggal jenis terkecil pun sudah menjawab seluruh keperluan ruang dengan ukuran memadai. Setiap jenis terhitung miliki empat kamar tidur, tiap-tiap disempurnakan kamar mandi. Kecuali untuk jenis kecil tersedia dua kamar tidur yang kamar mandinya sharing.

Masih menurut Audi, kualitas bangunannya berstandar Singapore. Ini dikarenakan The Sanctuary merupakan proyek kongsi Harita Group dengan dua perusahaan Singapore, Parennial Real Estate Holdings Limited dan CNQC.

Kemudian tempat tinggal yang dijual ukuran, kualitas, dan spesifikasi bangunannya dapat sama sama dengan tempat tinggal contoh. “Bahkan tempat tinggal yang diserah-terimakan ke konsumen nanti dapat lebih bagus dari tempat tinggal misal ini,” katanya.

Daya Tarik lainnya adalah lingkungannya yang hijau, banyak pepohonan, dan view-nya menarik ke Gunung Pancar. Lokasinya terhitung dekat lapangan golf Sentul Highland.

Lingkungan asli Sentul yang indah ini oleh developernya dipadu dengan konsep desain tempat tinggal yang menarik dan menyatu dengan alam. Bangunannya didominasi kaca supaya rumahnya terang, menjadi lapang, dan view-nya indah.

Pembelinya para enduser yang tertarik dengan keindahan dan kenyamanan lingkungan Sentul. Konsumen investor hanya kira-kira 20-25 persen saja.

Pada akhir pekan keadaan marketing gallery The Sanctuary lumayan riuh. Suasananya tidak layaknya krisis.  ikut menjadi pembeli. Profesinya youtuber dan mampir mengendarai Ferari.
arena bukan investor para konsumen perlu dating 2-3 kali sebelum mengakibatkan keputusan membeli.

Devie Ra misalnya, seorang ibu muda umur 30-an th. memutuskan beli pada kedatangannya yang kedua. “Pertama mampir saya langsung tertarik dengan layout ruang dan kualitas bangunannya. Tidak perlu renovasi.

Lingkungannya terhitung masih adem dan asri. Datang yang ke dua saya putuskan beli,” katanya. Rumahnya dapat dipakai Devie untuk week end. Ia sehari-hari dapat selalu tinggal di Cibubur, rumahnya sementara ini, supaya lebih dekat menuju kantornya di Kuningan, Jakarta.

Audyanto menyebutkan, pemasaran proyeknya banyak dibantu oleh para pengunjung yang sudah memandang tempat tinggal misal dan wilayah The Sanctuary.

Informasinya disampaikan dari mulut ke mulut ke teman, keluarga, dan kliennya. Contohnya Devie tadi dia mampir ke The Sanctuary sesudah diberitahu koleganya.