Home Uncategorized Cara mencegah alergi dan merawat kulit bayi yang sensitif

Cara mencegah alergi dan merawat kulit bayi yang sensitif

83
0

Dalam upaya meminimalisir risiko alergi kulit terhadap bayi, ada beberapa langkah yang bisa Anda melaksanakan untuk menjaga alergi sesuai dengan model alergi yang dialami si Kecil. Berikut ini langkah menyembuhkan alergi terhadap bayi yang bisa dilakukan oleh orang tua atau dokter, yaitu:

 

1. Pilih produk tertentu perawatan bayi

Gunakan produk bayi layaknya sabun dan sampo yang tertentu diformulasikan untuk bayi, setidaknya sampai bayi berusia kurang lebih satu tahun. Umumnya, produk-produk bayi ‘tidak beracun,’ tidak mempunyai kandungan atau sedikit pewarna, tidak mempunyai kandungan alkohol, dan bahan-bahan lain yang bisa beresiko bagi kulit bayi agar Gensehat .

Hindari penggunaan produk orang dewasa terhadap bayi dikarenakan produk orang dewasa bisa merusak kulit bayi yang tipis, halus, dan rentan iritasi. Ketika Anda bingung mencari produk bayi, sebaiknya Anda menyaksikan label dan memilih produk dengan kandungan bahan kimia paling sedikit.

Sebelum membeli, pastikan untuk cek dan baca kandungan yang terdapat terhadap kemasan produk untuk jauhi kandungan yang bisa membawa dampak iritasi dan kasus kulit. Beberapa ciri produk yang baik untuk bayi, yaitu:

Bebas pewangi dan pewarna
Produk yang mempunyai kandungan zat pewangi dan pewarna bisa berpotensi mengiritasi kulit bayi, khususnya kulit bayi yang sensitif agar wajib dihindari.

Tidak mempunyai kandungan antibakteri dan antimikroba
Walau bisa membunuh kuman, produk yang mempunyai kandungan antibakteri dan antimikroba tidak baik untuk kesegaran kulit bayi. Oleh dikarenakan itu, memilih produk dengan bahan yang lembut tanpa mempunyai kandungan zat tersebut.

Bebas paraben dan phthalates
Paraben merupakan zat pengawet, tetapi phthalate biasa digunakan sebagai pelembut terhadap produk perawatan kulit. Namun, ke-2 bahan tersebut bisa berisiko membawa dampak kulit bayi mengalami alergi dan problem terhadap tumbuh kembangnya.

Label hypoallergenic
Keterangan “hypoallergenic” terhadap produk perawatan bayi menyatakan bahwa produk tersebut punya risiko yang lebih rendah untuk membawa dampak bayi mengalami reaksi alergi.

Bebas alkohol
Pada kemasan produk perawatan kulit, kandungan alkohol umumnya ditulis dengan nama ethyl alkohol atau etanol. Jenis alkohol ini bisa mengiritasi kulit bayi yang sensitif. Namun, ada pula produk yang mempunyai kandungan alkohol, tetapi tidak membawa dampak kulit bayi iritasi atau kering, model alkohol ini ditulis dengan nama cetearyl alcohol dan fatty alcohol.

Sesuai pH kulit bayi
Kulit punya tingkat asam basa (pH) kurang lebih 5,5. Untuk itu, pilihlah produk perawatan kulit bayi yang punya pH yang mendekati angka 5,5. Meski begitu, memilih produk dengan pH netral terhitung tidak punya masalah sepanjang kulit bayi tidak kering dan sehat.

Bahan dasar alami

Produk perawatan tubuh bayi umumnya berbahan dasar alami agar safe untuk digunakan terhadap bayi. Namun, ada terhitung beberapa bahan alami yang punya risiko membawa dampak iritasi dan alergi. Apalagi kalau si Kecil punya alergi atau riwayat alergi didalam keluarga.

 

2. Membersihkan baju bayi dengan sabun atau deterjen hipoalergenik

Anda wajib tetap mencuci baju bayi yang baru sebelum saat digunakan. Cara ini bisa membantu menghilangkan potensi iritasi yang disebabkan oleh toko atau pabrik yang bisa mengganggu kulit bayi Anda.

Namun, waktu mencuci baju bayi sebaiknya manfaatkan deterjen cair dengan formula yang ringan, hypoallergenic, dan bebas berasal dari pewarna. Seperti yang disampaikan Nanette Silverberg, kepala dermatologi anak di New York City, “Jika menyangkut deterjen bayi, lebih sedikit aroma, lebih sedikit pewarna.”

3. Mengenalkan makanan baru terhadap bayi secara bertahap

Agar bisa jauhi alergi makanan terhadap bayi, sebaiknya Anda memberi tambahan makanan baru terhadap bayi secara bertahap. Dengan begitu, bisa memudahkan Anda didalam mengidentifikasi aspek penyebab alergi makanan.

Setelah mengidentifikasi aspek kemungkinan alergi dikarenakan makanan, sebaiknya Anda jauhi makanan-makanan tersebut ketika bayi didalam jaman menyusui. Jika bayi menyatakan reaksi alergi sehabis Anda memberi tambahan ASI atau susu formula, sebaiknya Anda jauhi makanan yang mempunyai kandungan susu.

 

4. Menjaga kebersihan lingkungan

Lingkungan bisa menjadi aspek pemicu terjadinya alergi. Untuk meminimalisir alergi berasal dari lingkungan, Anda bisa melaksanakan hal-hal tersebut ini sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan rumah Anda:

Bersihkan ruangan secara teratur tiap-tiap hari
Bersihkan peralatan rumah yang berbulu layaknya karpet bulu secara lebih sering
Ganti filter saluran udara secara teratur tiap-tiap satu bulan sekali

5. Mandi dengan air hangat

Ketika alergi si Kecil kambuh, coba untuk mandikan dengan air hangat agar kulitnya lebih tenang. Namun, wajib diperhatikan terhitung tingkat suhu airnya. Jangan sampai terlalu panas, dikarenakan bisa merusak kulit anak Anda. Lalu, durasi mandi jangan terlalu lama. Cukup mandikan kurang lebih 3 – 5 menit.