Home Hiburan Wisata Air Terjun Jumog Karanganyar

Wisata Air Terjun Jumog Karanganyar

249
0

Wisata Air Terjun Jumog Karanganyar – Melambai seratus enam belas anak tangga menjadi tantangan tersendiri saat tiba di kawasan wisata di Karanganyar, Jawa Tengah ini. Namun Anda tidak akan bosan jika melihat panorama yang tersaji di sepanjang jalan.

Selain itu masih banyak tempat wisata di sekitar jumog. Jadi kamu bisa mengunjungi wisata air terjun jumog karanganyar sekaligus wisata wisata lain. Alternatif perjalanan mudah kamu bisa menyewa mobil di agen travel terpercaya atau di tempat rental mobil terdekat.

Letak Wisata Air Terjun Jumog

wisata air terjun jumog karanganyar
wisata air terjun jumog karanganyar

Kawasan wisata ini terletak di Kabupaten Karanganyar, tepatnya di desa Berjo, kecamatan Ngargoyoso. Sekitar 41 km dari Solo.
Udara yang sejuk dan luasnya pepohonan yang rindang di sekitar area membuat pengunjung tidak merasakan panasnya saat menuruni tangga semen karena rindangnya pohon pakis yang menempel di tebing.

Padahal, setelah menaiki anak tangga, Anda tidak akan langsung menemukan lokasi wisata Air Terjun Jumog Karanganyar.
Anda masih harus berjalan sekitar 100m untuk menemukannya di balik tebing. Namun, cuaca yang sejuk dan panorama hijau yang menyegarkan tidak akan membuat Anda bosan.

“Memang benar kata teman-teman, air terjun dan suasana tempatnya sangat menawan. Jalurnya juga tidak sulit,” kata Ika Rahayu (19), mahasiswa Politeknik Madiun.

Dara dari Magetan, Jawa Timur, rela menempuh perjalanan selama dua jam dengan sepeda motor untuk melihat wisata air terjun Jumog Karanganyar. Sebelumnya, dia hanya akan melihat foto-foto yang diperlihatkan teman-temannya.

Wisata Air Terjun Jumog Karanganyar disebut Surga yang Hilang. Pasalnya, sebelum resmi dibuka untuk umum pada 2004 silam, situs ini dipenuhi semak belukar.

Alhasil, warga dan pemerintah desa Bergo (Pemdes) bergotong royong membersihkan semak-semak dan membuka jalan agar air terjun ini tampak alami.

Tinggi Air Terjun Jumog

Air terjun ini tingginya hanya sekitar 30 meter. Drainase air tidak terlalu besar meskipun hujan. Juga, tidak terlalu sedikit ketika musim kemarau tiba.

Airnya yang jernih, tak heran jika banyak pengunjung yang senang bermain dan merendam kaki di aliran air terjun tersebut.
Di depan air terjun, Badan Umum Desa Burgo selaku direktur menyediakan jembatan.

Spot ini menjadi lokasi favorit pengunjung yang ingin berfoto dengan background air terjun.

Pengelola juga menyediakan kursi kayu yang bisa digunakan pengunjung untuk bersantai selama berada di kawasan wisata ini. “Saat ada hari libur atau acara tertentu, kami menawarkan one member entertainment,” kata Wanti, counter-guard.

Fasilitas lain yang ditawarkan pengelola juga wahana untuk balita seperti permainan keseimbangan, ayunan, bola panjat dan kolam renang, namun tidak dengan ember tumpah.

Jika Anda tidak membawa makan siang, Anda tidak perlu khawatir kelaparan. Deretan warung pinggir sungai menawarkan beragam menu, mulai dari mie instan, sate kelinci, atau sate ayam.

Deretan kios juga bisa ditemui di jalur sebelum loket masuk. Mereka tidak hanya menyajikan makanan tetapi juga oleh-oleh oleh masyarakat setempat. Misalnya biskuit singkong dan teh aneka rasa. biaya masuk

Harga Tiket Masuk Wisata Jumog

Harga tiket masuk hanya 5000 rupee per orang. Bagi yang membawa mobil pribadi dapat memarkirkan sepeda motor atau roda 4 di area yang telah disediakan oleh pengelola. Biaya parkir sepeda motor hanya 2.000 sedangkan kendaraan roda 4 dikenakan biaya 5.000.

Jalan Menuju Lokasi Jika ingin menuju tempat wisata di Solo ini tidak akan terlalu sulit karena akses jalan sangat bagus walaupun menanjak tapi tidak terlalu tinggi.
Jika tour dimulai dari kota Solo, menuju ke timur. Jika Anda sampai di Karangpandan, Anda tidak akan kesulitan karena ada rambu-rambu di jalan.

Wisata Air Terjun Jumog Karanganyar terletak di lereng Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar. Cara termudah adalah mengikuti Jalan Raya Tawangmangu lalu menuju pertigaan menuju Jalan Wisata Jumog – Sukuh – Kemuning – Cetho.

Lokasi pertigaan kecil sebelum mendekati kawasan Wisata Alam Tawangmangu. Dari gerbang wisata hanya berjarak 2 km dengan mengambil jalan ke kanan menyusuri jalan aspal yang sangat sempit.

Pengguna angkutan umum dapat naik bus dari Solo ke Stasiun Karangpandan (arah ke Tawangmangu) dengan biaya 5.000 rupee per orang.

Kemudian dilanjutkan dengan naik minibus ke Nglorog (Candi Sukuh atau Jumog Curug) atau ke Stasiun Kemuning (Candi Cetho) dengan biaya 2.000 rupee per orang.

Kemudian naik ojek, karena tidak ada angkutan umum ke pura atau air terjun. Biayanya sekitar 50.000 rupee pulang pergi, tapi masih bisa ditawar.

Dari arah area parkir, Anda harus berjalan kaki sekitar 400 meter. Dengan melintasi jalan setapak berupa tangga menurun yang terbuat dari semen.

Lelahnya perjalanan jauh akan terbayar dengan pemandangan yang ditawarkan kawasan wisata ini.