Home news Tips Bisnis Batik Tulis Untuk Pemula

Tips Bisnis Batik Tulis Untuk Pemula

81
0
tips bisnis batik tulis

Tips Bisnis Batik Tulis-Batik adalah kain tradisional Indonesia yang populer di setiap pelosok Indonesia bahkan mancanegara. Batik Indonesia juga telah diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.

Saat ini, bisnis batik merupakan salah satu faktor bisnis yang memiliki peluang dan menjanjikan di Indonesia. Lalu mengapa? Batik tersebar luas di seluruh Indonesia dan internasional dan telah dimasukkan ke dalam industri fashion di semua lapisan masyarakat.

Dari kelompok usia hingga kelas menengah yang baik hingga kelas berpenghasilan rendah hingga kelas atas. Untuk mengatasi masalah keuangan perusahaan Anda, Anda dapat memulai bisnis dengan sistem akuntansi paling modern.

Selain menjadi warisan budaya yang harus kita lestarikan, batik juga merupakan identitas bangsa Indonesia. Desain batik yang berbeda terus bermunculan, sehingga Anda dapat menggunakannya untuk memulai bisnis batik Anda.

Desain batik seperti selendang batik, atasan, gaun batik, rompi, tas batik dan lain sebagainya mengikuti tren saat ini. Dengan demikian, batik digunakan oleh semua orang dari segala usia dan pekerjaan. Gunakan perangkat lunak akuntansi terbaru untuk mencatat transaksi bisnis.

Dalam bisnis batik terdapat perbedaan harga, segmentasi pasar yang luas, sehingga persaingan cukup kompetitif. Anda dapat menggunakan aplikasi akuntansi terintegrasi untuk mencatat pembayaran pelanggan

Tips Bisnis Batik Tulis

tips bisnis batik tulis

1. Pahami Berbagai Jenis Batik

Sebelum memulai bisnis batik, alangkah baiknya jika Anda memahami berbagai jenis batik. Batik dapat dibedakan menjadi tiga jenis menurut pembuatannya, yaitu batik tulis, batik cap dan sablon (printing).

Dari segi nilai, batik tulis paling banyak dijual, karena pengerjaannya yang panjang, detail dan dikerjakan oleh pengrajin dengan jiwa seni yang tinggi. Setelah itu, batik cap dan batik sablon berada di posisi kedua.

Meskipun jenis motif batik, asal daerah, pola dan filosofi lebih beragam. Sebagai pemilik usaha batik, Anda perlu mencari tahu dan meneliti agar bisa menjelaskannya kepada konsumen.

2. TENTUKAN SEGMENTASI PASAR YANG INGIN DILAYANI

Saat memasarkan produk, Anda jelas perlu menentukan segmentasi pasar siapa yang menjadi target pasar Anda. Tujuan menciptakan segmentasi pasar adalah untuk mengidentifikasi konsumen sesuai dengan target segmentasi Anda.

Semakin banyak Anda mengetahui tentang calon pembeli batik, semakin mudah bagi Anda untuk menyusun strategi pemasaran. Oleh karena itu, lakukan segmentasi dengan hati-hati sebelum memulai bisnis. Misalnya, jika Anda ingin menjual batik tulis, Anda harus mengiklankannya ke kalangan menengah ke atas.

3. TENTUKAN SUPPLIER BATIK YANG BERKUALITAS

Jika Anda tidak memproduksi batik sendiri, sebaiknya cari supplier atau pemasok batik yang berkualitas baik dan terpercaya. Supplier yang sudah lama berkecimpung di industri batik biasanya memiliki toko sendiri bahkan konveksi atau pabrik batik.

Temukan dan bandingkan beberapa vendor sebelum Anda memutuskan untuk bekerja sama dengan mereka. Tentunya setiap kualitas yang ditawarkan selalu ada harganya.

Anda harus mempertimbangkan bahwa setelah Anda menemukan pemasok yang cocok, hindari harga yang terlalu tinggi. Tujuannya agar mendapatkan pelanggan setia dan selalu membeli batik dari toko anda.

4. RENCANAKAN STRATEGI PEMASARAN YANG TEPAT

Strategi selanjutnya adalah merencanakan strategi pemasaran dan periklanan yang tepat. Strategi periklanan harus menyesuaikan dengan psikologi, kebutuhan pasar, dll sesuai dengan segmentasi yang telah Anda tentukan.

Semakin baik Anda mengetahui sifat pembeli potensial, semakin mudah menemukan celah untuk berhasil menjual produk. Anda dapat memasarkan bisnis batik Anda secara online maupun offline.

Jangkauan internet marketing lebih luas dan tidak terbatas karena siapapun bisa melihat dan mendapatkan informasi tentang bisnis Anda.

5. INTEGRASIKAN PADA TOKO ONLINE

Sebagian besar pedagang menghubungkan bisnis mereka dengan toko online. Di toko online, Anda bisa memasarkan bisnis batik Anda lebih luas dan tanpa batasan. Anda dapat menggunakan blog, media sosial, email, e-commerce, dll.

Sehingga Anda tidak perlu repot untuk mengiklankan bisnis batik Anda dan Anda dapat berkomunikasi dan melayani konsumen secara online.

Dengan cara ini Anda dapat meletakkan semua produk atau katalog batik Anda dan calon pelanggan akan melihat semua produk yang tersedia.

Setelah membaca artikel ini, bisnis batik kini memiliki peluang karena model batik terus berkembang. Namun perlu ditekankan bahwa saat memulai usaha, tidak semuanya langsung berhasil setelah ini kamu bisa membuka bisnis batik online maupun offline