
Hidup dengan adanya beban hutang bisa membuat stres dan melelahkan. Namun, sebagai makhluk yang percaya pada kekuatan doa, anda harus memperkuat spiritual anda untuk membimbing melewati perjalanan finansial yang sulit ini. Doa bukan berarti menghilangkan tindakan nyata, namun dapat menjadi cara untuk menemukan ketenangan dan kekuatan dalam menghadapi tantangan finansial.
Ada saat-saat dalam hidup ketika kita terpaksa berhutang karena kebutuhan. Namun tidak semua orang mampu melunasinya dengan mudah karena kondisi perekonomian yang pelik. Selama ini kita mengetahui bahwa hutang merupakan beban yang harus dibayar, karena jika tidak diselesaikan di dunia maka permasalahan hutang akan terus berlanjut di akhirat. Tentu saja, berbagai upaya harus kita lakukan untuk segera melunasi hutang-hutang kita, termasuk amalan doa.
Salah satunya adalah doa yang diajarkan Rasulullah kepada sahabat Anshar, seperti yang diriwayatkan Abu Dawud. Sebagaimana disebutkan Abu Sa’id al-Khudri, pada suatu hari Rasulullah terlihat memasuki masjid. Ternyata sudah ada seorang laki-laki Anshar yang bernama Abu Umamah. Kemudian beliau menyapanya: Hai Abu Umamah, aku melihat kamu duduk di masjid di luar waktu sholat, ada apa?
Abu Umamah menjawab: Kebingungan dan hutangku yang membuatku begini, ya Rasulullah.
Nabi bertanya lagi: Apakah kamu ingin aku mengajarimu sesuatu yang apabila kamu baca, maka Allah akan menghilangkan kebingunganmu dan memberi kamu kemampuan untuk membayar hutang-hutangmu?
Umamah menjawab: Tentu saja wahai Rasul. Nabi pun menyatakan : Saat masuk waktu pagi dan sore hari, bacalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang-orang.
Abu Umamah lalu menuturkan : Setelah aku mengamalkan doa itu, Allah benar-benar menghilangkan kebingunganku dan memberikanku kemampuan melunasi utang.
Baca juga : Al-Aqsa Memanggilmu! Mari Bersama Bantu Mereka
Dan dalam dalam kitab Shahih Muslim karya Al Imam Muslim bin Al Hajjaj Nabil Husein di bab ke-48 yang membahas tentang zikir, doa, taubat, dan istigfar. Doa bebas dari utang ini dikutip dari doa Rasulullah Saw yang diajarkan langsung oleh beliau kepada umatnya untuk bermohon kepada Allah Swt agar kita bisa dibebaskan dari jeratan dan lilitan hutang serta piutang.
Berikut haditsnya:
“Allahumma robbas-samaawaatis sab’i wa robbal ‘arsyil ‘azhiim, robbanaa wa robba kulli syai-in, faaliqol habbi wan-nawaa wa munzilat-tawrooti wal injiil wal furqoon. A’udzu bika min syarri kulli syai-in anta aakhidzum binaa-shiyatih. Allahumma antal awwalu falaysa qoblaka syai-un wa antal aakhiru falaysa ba’daka syai-un, wa antazh zhoohiru fa laysa fawqoka syai-un, wa antal baathinu falaysa duunaka syai-un, iqdhi ‘annad-dainaa wa aghninaa minal faqri.”
Artinya:
“Ya Allah yang mencipta, merawat, dan mengatur langit dan Bumi, Rabb dari ‘Arsy yang agung itu, Allah Tuhan kami yang merawat kami dan juga merawat segala hal, yang menumbuhkan bebijian dan tetumbuhan, yang telah menurunkan Taurat, Injil, dan Al-Qur’an sebagai pembeda. Aku berlindung kepada-Mu ya Allah dari segala keburukan dan Engkau Yang Mahakuasa untuk dapat menentukan segala hal terjadi. Duhai Allah Engkaulah yang paling awal dan tidak ada sebelumnya apa pun itu, dan Engkaulah yang paling akhir dan tidak ada setelah itu apa pun, dan Engkaulah yang nyata dan tidak ada yang meliputi-Mu di atas-Mu apa pun itu, dan Engkaulah yang batin dan tidak ada selain-Mu apa pun. Ya Allah kami mohon anugerahkan kecukupan rezeki untuk melunasi utang-utang kami hamba-Mu ya Allah dan bebaskan kami dari kefakiran. Mohon anugerahkan kami keluasan rezeki untuk melunasi utang-utang dan lepaskan kami dari kefakiran.”
Demikianlah doa agar bebas dari hutang yang bisa kamu amalkan. Doa ini bukan berarti akan nyata membebaskan kamu dari hutang, melainkan hanya sebagai wasilah supaya Allah SWT mempermudah kamu dalam melunasi hutang dan memberimu ketenangan.
