Home news Macam Topi yang Selalu Trendy

Macam Topi yang Selalu Trendy

82
0
Macam Topi yang Selalu Trendy

Macam Topi yang Selalu Trendy tersebut banyak di gemari oleh banyak orang. Topi dengan motif binatang peliharaan (dikenal juga sebagai topi kodok) adalah topi yang sesuai untuk menutupi bagian atas kepala, dengan visor yang menjulur ke depan untuk melindungi wajah dari paparan sinar matahari.

Dalam catatan sejarah, topi Newsboy pernah menjadi bagian dari pakaian tradisional masyarakat Inggris. Pada tahun 1571, Pemerintah Inggris mewajibkan penduduk memakai topi wol ini sebagai salah satu cara untuk mendongkrak penjualan dan mempercepat produksi wol selama periode revolusi industri.

Lebih lengkapnya baca juga konveksi topi jogja

Pada masa itu, wol yang dihasilkan dari bulu domba tersebut merupakan mata pencaharian utama bagi masyarakat Inggris.

Meskipun akhirnya Pemerintah Kerajaan Inggris menghapus kewajiban memakai topi pet itu dua setengah dekade kemudian, rakyat telanjur menyukainya.

Rakyat kelas pekerja di Inggris identik dengan topi tersebut. Topi model Newsboy mulai terkenal di Amerika ketika banyak imigran Eropa tiba di negara tersebut.
Saat bintang-bintang film Hollywood seperti Marlon Brando dan Sean Connery mengadopsi topi bermodel Newsboy, popularitasnya semakin merambah ke seluruh dunia.

Dia memerankan karakter Johnny Strabler, kepala geng motor yang tampil dengan celana jeans, sepatu bot, jaket kulit dengan gambar tengkorak, dan tentu saja topi Newsboy.

Film itu tidak hanya menginspirasi para remaja untuk memodifikasi sepeda motor mereka, tetapi juga mengpopularisasikan penggunaan topi Newsboy.

Menjamur di Tanah Air

Pada suatu masa, para pemuda di Indonesia sangat suka mengenakan topi model Newsboy. Tokoh-tokoh sastra dan bintang film banyak yang mengenakan topi tersebut.

Dalam konteks ini, disebutkan nama-nama seperti Slamet Rahardjo, Sapardi Djoko Damono, dan Putu Wijaya. Sapardi dan Putu masih kerap memakai topi pet tersebut hingga sekarang.

Para pemakai topi tersebut ingin menampilkan citra diri yang menarik dan tegas, setidaknya mirip dengan Brando.

Kesan tersebut juga yang ingin diungkapkan oleh Jose saat memainkan monolog Mas Joko karya Remy Sylado.

Sosok lain yang turut memopulerkan topi pet terdapatlah Sherlock Holmes, tokoh imajinatif rekaan Sir Arthur Conan Doyle.

Arthur menulis 12 seri cerita pendek tentang petualangan detektif Sherlock Holmes yang antara lain digambarkan sebagai sosok cerdas, pantang menyerah, dan selalu memakai topi pet. Pet Topi untuk Koleksi Fashion

Ia naik kelas dari topi para pekerja menjadi atribut aktor.

Penampilan Marlon Brando memukau sehingga gayanya banyak ditiru, termasuk topinya,” kata Jose Rizal Manua (62), pelatih dan pemain teater, yang juga belakangan suka memakai topi pet.

Menjamur di Tanah Air
Tahun-tahun itu, para anak muda di Indonesia senang memakai topi bermodel Newsboy. Tokoh-tokoh sastera atau selebriti banyak yang mengenakan topi semacam itu.

Sebutkan Slamet Rahardjo, Sapardi Djoko Damono, dan Putu Wijaya. Sapardi dan Putu masih sering menggunakan topi model Newsboy sampai sekarang.

Para pemakai topi tersebut ingin menampilkan citra diri yang menarik dan tegas, setidaknya mirip dengan Brando.

Sosok lain yang turut memopulerkan topi Newsboy adalah Sherlock Holmes, tokoh imajiner hasil kreasi Sir Arthur Conan Doyle.

Advertisement by

Hilman memberikan penjelasan itu karena mayoritas pembaca karyanya merupakan penggemar serial Sherlock, sehingga mempermudahnya memberikan gambaran.

“Saya suka memakai topi itu karena dulu pengin jadi detektif,” kata Tere Pardede (36), penyanyi.

Tere mulai mengoleksi topi pet sejak usia 18 tahun. Saat pergi ke luar negeri, dia meluangkan waktu untuk mencari topi mirip dengan yang dikenakan oleh Sherlock Holmes.

Saat tersebut, dia mengoleksi tak kurang dari 20 topi dan masih cukup berhasrat mengoleksi lebih banyak lagi.

Bagi Tere, mengenakan topi Newsboy adalah seperti dapat bersembunyi atau menyamar.

Tetapi karena sudah terkenal publik sering kali memakai topi tersebut, tidak jarang penyamarannya gagal.

Denny Sitohang (41), wartawan yang membuka kedai kopi di Medan, sejak 20 tahun lalu kerap memakai topi Newsboy terinspirasi aktor film, khususnya film mafia Italia.

“Selanjutnya selain itu, gampang dibawa dan kasual, semiformal sekaligus,” kata mantan karyawan perusahaan otomotif yang tersebut menjadi fotografer lepas tersebut.