Home Kesehatan Perbedaan Minyak Lemak dan Minyak Atsiri yang Perlu Diketahui

Perbedaan Minyak Lemak dan Minyak Atsiri yang Perlu Diketahui

175
0
Perbedaan Minyak Lemak dan Minyak Atsiri

Perbedaan Minyak Lemak dan Minyak Atsiri – Minyak atsiri merupakan senyawa yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Dan Lemak adalah senyawa kimia yang tidak larut dalam air yang terdiri dari unsur karbon (C), hidrogen (H) dan oksigen (O). Simak artikel berikut ini!

Minyak Atsiri

Perbedaan Minyak Lemak dan Minyak Atsiri

Minyak atsiri merupakan senyawa yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. berbagai minyak esensial Cairan ini, disebut minyak, mengandung tumbuhan dan aromatik, juga disebut “esensi”. Senyawa aromatik yang unik memberi minyak atsiri sifat khusus mereka.

Minyak atsiri diperoleh melalui distilasi uap dan proses mekanis seperti pengepresan dingin. Metode ekstraksi minyak atsiri dianggap sebagai bagian penting karena minyak atsiri yang diperoleh melalui proses kimia tidak dianggap sebagai minyak atsiri sejati.

cara kerja minyak Atsiti

Minyak atsiri paling sering digunakan dalam aromaterapi. Minyak ini dihirup melalui hidung atau mulut, atau dioleskan ke kulit. Minyak atsiri terkadang juga dapat tertelan, meskipun pendekatan ini tidak selalu aman dan tidak disarankan. Bahan kimia dalam minyak atsiri dapat berinteraksi dengan tubuh dalam berbagai cara. Saat dioleskan ke kulit, senyawa kimia dalam minyak esensial diserap.

Dipercayai bahwa beberapa metode dapat meningkatkan penyerapan, seperti B. menerapkan panas atau menerapkannya ke area tubuh tertentu. Menghirup minyak esensial dapat menstimulasi area sistem limbik, bagian otak yang terlibat dalam emosi, perilaku, penciuman, dan memori jangka panjang. Sistem limbik juga berperan dalam mengatur beberapa fungsi fisiologis tak sadar seperti pernapasan, detak jantung, dan tekanan darah.

Manfaat Minyak Atsiri

1. Stres, Kecemasan dan Depresi

Sekitar 43% orang yang menderita stres dan kecemasan menggunakan bentuk pengobatan alternatif untuk meringankan kondisi mereka. Untuk aromaterapi, penelitian awal menunjukkan hasil yang positif. Aroma beberapa essential oil berfungsi sebagai terapi pelengkap dalam mengatasi kecemasan dan stres. Menggunakan minyak esensial selama pemijatan juga dapat membantu mengurangi stres.

2. Sakit Kepala dan Migrain

Pada 1990-an, dua penelitian kecil menemukan bahwa mengoleskan campuran minyak peppermint dan etanol ke dahi dan pelipis dapat mengurangi sakit kepala. Mengoleskan campuran minyak chamomile dan wijen pada sengatan juga dapat mengobati sakit kepala dan migrain secara efektif.

3. Susah Tidur

Aroma minyak lavender terbukti meningkatkan kualitas tidur pada wanita pasca melahirkan dan pasien penyakit jantung. Sebuah tinjauan terhadap 15 studi tentang minyak esensial dan tidur menemukan bahwa menghirup aroma minyak esensial (terutama lavender) memiliki efek positif pada kualitas tidur.

4. Mengurangi Peradangan

Minyak atsiri dapat membantu melawan peradangan. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa minyak atsiri memiliki efek anti-inflamasi. Studi pada tikus menemukan bahwa mengonsumsi kombinasi minyak thyme dan oregano membantu memicu kolitis. Dua penelitian tikus yang menggunakan minyak jinten dan minyak rosemary memiliki hasil yang serupa.

Minyak Lemak

Lemak adalah senyawa kimia yang tidak larut dalam air yang terdiri dari unsur karbon (C), hidrogen (H) dan oksigen (O). Lemak terjadi di hampir semua konsentrasi dalam makanan. Lemak hewani tinggi sterol, yang dikenal sebagai kolesterol, sedangkan lemak nabati tinggi fitosterol dan mengandung lebih banyak asam lemak tak jenuh, sehingga cenderung dalam bentuk cair. Lemak bersifat hidrofobik (tidak larut dalam air), pelarut khusus seperti eter, kloroform dan benzena diperlukan untuk melarutkan lemak.

Fungsi Lemak 

  1. Melindungi tubuh kita, membantu mengatur suhu tubuh dan melindungi kita dari panas dan dingin yang ekstrim.
  2. Menjadi cadangan energi dalam bentuk sel-sel lemak. Jika lemak yang dikonsumsi terlalu banyak, maka lemak tersebut akan disimpan di berbagai tempat, misalnya di lapisan bawah kulit, untuk digunakan sebagai cadangan energi.
  3. Sebagai pembawa vitamin larut lemak A, D, E dan K. Tanpa lemak, Anda bisa menderita kekurangan vitamin yang bisa memicu penyakit.
  4. Sebagai penahan rasa lapar karena adanya lemak memperlambat pencernaan. mencerna terlalu cepat juga membuat Anda lapar.
  5. Sebagai pelindung organ tubuh yaitu timbunan lemak dan sebagai pelindung organ dalam seperti jantung dan lambung.
  6. Membantu menghasilkan hormon membantu bagian otak dan sistem saraf juga membentuk membran sel dalam tubuh.

 

Demikian penjelasan tentang perbedaan minyak atsiri dan minyak lemak. Anda perlu mengetahui tentang ini. Jangan lupa gunakan mesin penyulingan minyak atsiri. Semoga bermanfaat.

Bila anda sedang memerlukan mesin pertanian, mesin perkebunan, mesin perikanan, baik pra atau pasca panen, alat dan mesin olahan makanan, alat laboratorium, anda bisa mengunjungi RumahMesin untuk memesan produk.