Home pendidikan Pengertian Multikultural, Latar Belakang, Karakteristik

Pengertian Multikultural, Latar Belakang, Karakteristik

3
0
pengertian multikulturan

Pengertian Multikultural

Menurut Kuliahpendidikan.com Multikulturalisme adalah sudut pandang mengabaikan perbedaan dalam kehidupan orang-orang yang ingin hidup bersama untuk menciptakan perdamaian, ketertiban, persatuan, dan persatuan. Visi multikultural ini menunjukkan bahwa perbedaan itu alami dan harus diterima oleh semua kelompok untuk menghindari dampak dinamis dari kelompok sosial dalam masyarakat.

Masyarakat mengacu pada masyarakat yang menerima realitas lain dalam hal jenis kelamin, ras, etnis, agama atau keanekaragaman etnis, agama dan budaya dalam arti yang sama yang biasa disebut sebagai masyarakat multikultural

pengertian multikulturan

Pengertian multikultural menurut para ahli

Pendapat para ahli, antara lain, tentang definisi multikultural dibaca sebagai berikut:

Lawrence Blum

Pengertian multikultural, menurut Blum, adalah keyakinan dalam bentuk ideologi untuk menerima perbedaan dalam agama, politik, etnis dan perbedaan lainnya. Baik secara individu atau dalam kelompok sosial tertentu.

Rifai Harahap

Definisi masyarakat multikultural adalah kesatuan masyarakat yang didasarkan pada suatu bentuk perbedaan dalam hidup berdampingan. Diharapkan bahwa koeksistensi yang terencana ini dapat mengatasi efek dari fenomena sosial, terutama konflik yang sering terjadi.

Azyumardi Azra

Dalam pendapatnya, konsep multikulturalisme adalah konsep Padigmas dalam hal kehidupan masyarakat, berdasarkan pada persatuan dan pemberantasan perbedaan agama, politik, budaya, etnis dan lainnya.

Parekh

Yang dimaksud masyarakat multikultural adalah adanya kesepakatan dalam komunitas yang dibuat untuk mengantisipasi konflik sosial melalui kerja sama. Perjanjian tersebut menawarkan peluang untuk berbagai perbedaan, seperti: Sebagai bea cukai dan cukai.

Menurut pemahaman masyarakat multikultural menurut para ahli sebelumnya, perbedaan dapat membuat orang menyimpulkan bahwa masyarakat multikultural adalah masyarakat yang bersatu. Kesatuan komunitas dapat didasarkan pada sejarah, ideologi, atau keyakinan yang sama yang telah dialami. Definisi ini jelas menunjukkan bahwa masyarakat multikultural lebih fokus pada pencapaian tujuan bersama.

Latar belakang multikultural

Pembentukan masyarakat multikultural yang sifatnya dimotivasi oleh faktor-faktor berikut, termasuk faktor yang mendasari masyarakat multikultural, meliputi yang berikut:

Perbedaan udara

Setiap daerah memiliki iklim yang berbeda di suatu daerah dengan daerah lain. Ini dipengaruhi oleh geografi dan topografi wilayah. Iklim memiliki pengaruh besar pada gaya hidup dan budaya masyarakat.

Perbedaan iklim menyebabkan perbedaan pola hidup antara orang-orang di masing-masing daerah. Sebagai contoh, gaya hidup orang-orang di daerah tropis berbeda dengan di daerah subtropis.

Bentuk-bentuk alam regional dan Reno.

Indonesia adalah negara kepulauan. Pulau-pulau tempat tinggal orang Indonesia dihubungkan oleh selat dan laut. Kondisi ml mengarah pada pembentukan pluralisme penduduk Indonesia. Munculnya alam adalah segala sesuatu yang muncul di permukaan bumi atau alam. Fitur alami seperti dataran tinggi dan dataran rendah.

Letak geografis

Lokasi geografis adalah lokasi suatu negara atau wilayah di permukaan bumi. Beberapa contoh Indonesia berada dalam posisi persimpangan antara dua benua dan dua samudera. Karena lokasi ML yang strategis, banyak negara asing berhenti di kepulauan Indonesia. Akibatnya, terjadi akulturasi, asimilasi atau fusi, sehingga budaya di Indonesia menjadi semakin beragam.

Karakteristik komunitas multikultural

Pembentukan masyarakat multikultural dimulai dengan pembentukan masyarakat majemuk. Menurut teori dan karakter sosiologis. Salah satunya adalah Pierre L. van den Berghe, karakteristik masyarakat majemuk adalah sebagai berikut;

  1. Pengalaman segmentasi dalam kelompok dengan subkultur yang berbeda.
  2. Memiliki struktur sosial yang dimiliki bersama oleh lembaga yang tidak saling melengkapi.
  3. Kurangnya konsensus di antara anggota.
  4. Konflik relatif sering terjadi
  5. Integrasi biasanya karena paksaan

Karakteristik komunitas multikultural dalam bentuk karakteristik positif masyarakat majemuk seperti toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan besar adalah inklusif. Kesadaran integrasi yang tinggi.