Home news Optimasi Landing Page untuk Branding Dijamin Anti Gagal

Optimasi Landing Page untuk Branding Dijamin Anti Gagal

31
0
optimasi landiing page untuk branding

Para digital marketer telah menjalankan berbagai kampanye di Google Ads agar sebuah website lebih mudah ditemukan. Salah satu hal yang menjadi tantangan adalah menjaga minat pengunjung. Untuk itu optimasi landing page untuk branding sangat diperlukan.

Sebelum kami memberi tahu Anda, cara optimasi landing page untuk branding Anda dengan paling efektif, ada baiknya jika Anda memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan landing page. Berikut penjelasannya untuk Anda.

 

Apa itu Landing Page?

Landing page adalah halaman pada website yang dirancang khusus dengan pola pikir pemasaran. Halaman ini ditampilkan ketika pengunjung mengakses website dari hasil pencarian berbayar.

Membuat landing page merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengalaman pengunjung pada website.

Sebab, ketika pengunjung merasa nyaman maka mereka akan ingin membeli produk, atau melakukan aktivitas online lainnya sesuai keinginan. Itulah sebabnya landing page juga menjadi salah satu strategi optimasi tingkat konversi.

 

Jadi, Apa itu Pengoptimalan Landing Page?

Pengoptimalan landing page atau Landing Page Optimization (LPO) mengacu pada serangkaian metode yang digunakan untuk meningkatkan setiap elemen pada landing page untuk menghasilkan lebih banyak konversi.

Dengan adanya proses optimasi ini diharapkan semakin banyak pengguna yang melakukan tindakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan pada landing page, seperti melakukan pembelian, mengisi formulir pendaftaran, atau lainnya.

 

7 Tips Optimasi Landing Page untuk Branding

Tips Optimasi Landing Page untuk Branding

 

1. Analisis Audiens Target Anda

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menganalisis target audiens. Hal ini diperlukan karena saat ini pelanggan cenderung ingin diperlakukan secara personal.

Dengan mengidentifikasi siapa target audiens perusahaan, Anda kemudian dapat mempersonalisasikan konten landing page agar sesuai dengan target pelanggan.

Perlu Anda pahami juga bahwa kesuksesan landing page dimulai dari rasa empati terhadap pelanggan. Anda dapat menganalisa permasalahan yang dihadapi pelanggan dan menawarkan jasa atau produk Anda sebagai solusinya.

Jadi, sebelum membuat landing page, luangkan sedikit waktu untuk memahami siapa target audiens Anda. Anda harus memikirkan siapa yang akan “mendarat” di halaman tersebut, berapa usianya, apa metode atau gayanya saat berkomunikasi.

Dari informasi tersebut, Anda dapat merancang landing page yang tepat dan sesuai dengan target pasar Anda.

2. Landing Page Harus Cepat dan Mobile Friendly

Saat melakukan optimasi landing page, pemuatan halaman menjadi salah satu hal yang harus Anda perhatikan. Berdasarkan informasi, sebanyak 53% kunjungan akan ditinggalkan pengguna jika website membutuhkan waktu load lebih dari 3 detik.

Jadi, konten apa pun yang Anda berikan di landing page tidak akan terlihat oleh pengguna jika halaman tersebut membutuhkan waktu lama untuk ditampilkan.

Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati saat menambahkan konten ke landing page Anda agar tidak menambah waktu yang diperlukan untuk memuat halaman.

Anda dapat menggunakan PageSpeed Insight dari Google untuk mengetahui kinerja halaman landing. Dari PageSpeed Insight, juga bisa mendapatkan berbagai saran untuk meningkatkan kecepatan landing page.

Selain itu, landing page juga harus mobile friendly untuk memastikan pengguna dapat mengakses dan melihat landing page dengan baik dari berbagai perangkat.

3. Buat Desain Landing Page Sederhana

Karena landing page mempunyai satu fokus utama yaitu mendorong pengguna untuk mengambil tindakan, maka Anda harus menyediakan desain halaman yang sederhana.

Gunakan desain yang bersih dan arahkan perhatian pengguna pada penawaran atau Call to Action yang Anda berikan.

Desain yang terlalu rumit dengan berbagai elemen seringkali menimbulkan kekacauan visual sehingga penggunanya tidak fokus pada hal utama yang ingin disampaikan.

4. Judul atau Subjudul yang Jelas dan Ringkas

Headline atau judul merupakan hal pertama yang akan dibaca pengguna saat membuka landing page. Jadi, judul memiliki peran besar dalam membujuk pelanggan agar melakukan konversi yang Anda harapkan.

Headline dan subheading yang Anda berikan harus bisa menyatakan penawaran sejelas mungkin. Seperti produk apa yang Anda luncurkan, seberapa besar diskon yang Anda berikan, atau yang lainnya.

Selain itu, hindari penulisan judul yang rumit agar pengguna lebih mudah memahami isi pesan yang ingin disampaikan.

5. Tambahkan Informasi Berharga

Bagi sebagian pengunjung, judul dan subjudul tidak cukup untuk meyakinkan mereka mengambil tindakan yang Anda harapkan. Oleh karena itu, untuk menghasilkan konversi yang diharapkan, Anda perlu menambahkan informasi berharga.

Informasi tersebut yang dapat memotivasi pengguna untuk melakukan pembelian, memberikan alamat email, atau tindakan lainnya.

Beberapa informasi yang bisa Anda tambahkan adalah testimoni pelanggan, manfaat yang akan diperoleh pelanggan, atau bukti sosial.

6. Tambahkan Konten Visual yang Relevan dan Berkualitas

Konten visual seperti gambar produk memiliki kekuatan untuk menyajikan informasi dengan cara yang lebih menggugah dibandingkan kata-kata. Oleh karena itu, berikan gambar yang berkualitas dan relevan untuk menarik perhatian pengguna.

Dengan memberikan gambar, pengguna juga akan mendapatkan gambaran visual tentang produk atau jasa yang Anda tawarkan.

7. Tombol Ajakan Bertindak yang Menonjol

Tombol Ajakan Bertindak yang jelas dan menonjol akan membantu menghasilkan lebih banyak konversi. Oleh karena itu, dalam membuat tombol CTA ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:

  1. Ukurannya cukup besar sehingga pengguna dapat dengan mudah mengarahkan kursor ke tombol tanpa kesulitan
  2. Tombol harus ditempatkan pada posisi yang mudah dilihat oleh pengguna
  3. Tombol memiliki warna yang kontras namun tetap harus sesuai dengan skema warna landing page
  4. Gunakan teks yang menarik namun to the point. Jadi, daripada menggunakan teks “Daftar” atau “Kirim”, Anda bisa membuatnya lebih menarik seperti “Coba Gratis Sekarang”, “Gabung Sekarang”, “Belanja Sekarang”, “Daftar Gratis”, atau yang lainnya.

Nah itulah optimasi landing page untuk branding, Anda dapat mengoptimalkan landing page dengan jasa pembuatan landing page. Dengan penggunaan jasa pembuatan landing page ini kalian dapat menghemat waktu.