Home news Menghitung Konsumsi Bahan Bakar Generator

Menghitung Konsumsi Bahan Bakar Generator

13
0

Generator merupakan peralatan yang penting untuk suasana darurat atau selagi pemadaman listrik pln.

Generator kudu dimiliki oleh instansi-instansi penting, seperti: rumah sakit, perbankkan, maupun pusat-pusat perbelanjaan dan mini market.

Sebelum membeli atau gunakan generator ada baiknya anda mengerti berapa estimasi mengkonsumsi bahan bakar dengan menggunakan alat ukur Macnaught Flow Meter generator tersebut, sehingga anda dapat memperkirakan cost operasional maupun selagi operasinya.

Beberapa pabrikan mencantumkan mengkonsumsi bahan bakar per jam untuk output kekuatan tertentu.

Misal suatu generator akan mengkonsumsi 6,5 liter solar per jam jikalau bekerja terhadap kekuatan 25 kva. Tapi lebih dari satu pabrikan lainya tidak mencantumkan penggunaan bahan bakar terhadap spesifikasinya.

Bagaimana membawa dampak estimasi penggunaan bahan bakar? Berdasarkan terhadap kalkulasi total kekuatan beban berasal dari peralatan yang digerakkan listrik, maka dapat diestimasi penggunaan bahan bakar generator.

Dari perhitungan ini dapat diamati penggunaan bahan bakar terhadap generator yang digerakkan motor bensin dibanding bersama dengan yang digerakkan motor diesel.

 

Specific Fuel Consumption (SFC)

Adalah mengkonsumsi bahan bakar spesifik berasal dari suatu generator, berdasarkan terhadap jumlah penggunaan bahan bakar yang dibagi bersama dengan kekuatan output motor penggerak.

Dalam perhitungan estimasi yang dilakukan disini, kekuatan output motor penggerak (brake horsepower, flywheel horsepower) dianggap serupa bersama dengan kekuatan yang dikonsumsi (daya beban), kendati sebenarnya ada faktor effisiensi.

Jika tidak tercantum terhadap spesifikasi yang ditulis pabrikan generator, maka dapat gunakan data Wikipedia tersebut ini:

Otto (gasoline) engine : 273-227 g/kw/hr, nilai umumnya = 250 g/kw/hr
Diesel engine : 209-178 g/kw/hr, nilai umumnya = 194 g/kw/hr

Berat model bahan bakar

Berat model suatu bahan bakar tergantung terhadap temperatur dan kandungannya, secara lazim dapat diambil alih harga umumnya berasal dari Wikipedia sebagaimana di bawah ini:

Bensin 0,745 kg/l
Solar 0,832 kg/l

 

Kalkulasi

Jika beban listrik adalah 10.000 watt atau 10kw, dan digunakan berkesinambungan selama 24 jam sehari.

Harap perhatikan satuan daya, jikalau gunakan satuan kva maka kudu dikalikan power factor untuk mendapat kekuatan didalam watt. Maka berdasarkan nilai umumnya Specific Fuel Consumption (Konsumsi Bahan Bakar Spesifik) mengkonsumsi bahan bakar adalah:

Untuk generator berpenggerak motor bensin: 250 x 10 x 24 = 60000 g/hari = 60 kg/hari
Jika berat model bahan bakar bensin adalah 0,745 kg/l, maka didalam satuan liter

60 / 0,745 = 80,54 liter per hari

 

Untuk generator berpenggerak motor diesel: 194 x 10 x 24 = 46.560 g/hari = 46,56 kg/hari
Jika berat model bahan bakar solar adalah 0.832 kg/l, maka didalam satuan konsumsi

bahan bakar didalam satuan liter adalah: 46,56 / 0.832 = 55,96 liter per hari

 

Dari kalkulasi ini muncul bahwa generator berpenggerak motor diesel jauh lebih irit bahan bakar. Generator berpenggerak bensin mengkonsumsi 44% lebih banyak bahan bakar. Tapi pasti saja kudu juga pertimbangkan harga bahan bakar ditempat generator bekerja.

Mesin diesel putaran tinggi (>1000 RPM) akan mengkonsumsi lebih banyak bahan bakar berasal dari terhadap mesin putaran menengah maupun putaran rendah.

Pada grafik muncul besarnya porsi cost bahan bakar terhadap total cost operational mesin diesel. Besarnya mengkonsumsi bahan bakar amat tergoda kualitas bahan bakar, suasana operasi dan perawatan.

Satu perhari didalam tabel diatas adalah 8 jam kerja/operasional genset,

Selain table diatas, ada langkah cepat mengkalkulasi mengkonsumsi bahan bakar genset. Berikut adalah langkah cepat mengerti berapa mengkonsumsi solar untuk mesin Generator Set atau Genset yang anda punyai tanpa kudu memandang flow meter per jamnya sebagai tersebut :

k = 0.21 (faktor keputusan mengkonsumsi solar per kilo watt per jam)

P = Daya Genset (KVA=Kilo Volt Ampere)

t = selagi (jam)

Rumus : 0.21 x P x t

Misalkan : Kapasitas Genset anda adalah 100KVA, dilakukan pemanasan selama 1 jam, Berapa solar yang dibutuhkan per jam nya?

Jawabannya adalah : 0.21 x 100 x 1 = 21

Adalah 21 liter perjam solar yang dikonsumsi Genset anda.