Home Jasa Jenis-Jenis Web Development

Jenis-Jenis Web Development

124
0

Jenis-Jenis Web Development

Sejatinya, ada berbagai macam web development yang perlu kamu pahami jika ingin menjadi seorang web developer.

Berbagai jenis pengembangan web ini merujuk pada berbagai sektor profesi di mana para developer dapat bekerja di bagian digital agency jakarta.

Beberapa dari perbedaan jenis ini tumpang tindih dan memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, biasanya seorang web developer akan menguasai berbagai jenis pengembangan web yang berbeda agar bisa menjadi seorang profesional yang lebih fleksibel.

Nah, apa saja jenis-jenis web development yang harus kamu kenali? Melansir Hubspot, berikut adalah penjelasannya:

 

1. Front-end development
Jenis web development pertama yang perlu kamu pelajari merupakan front-end development.

Tugas utama para developer yang berkecimpung di bidang ini adalah membangun UI yang dapat membantu pengguna untuk mencapai tujuan mereka di dalam situs.

Itulah sebabnya front-end developer juga sering ikut andil dalam aspek perancangan UX dalam proyek mereka.

Oleh karena itu, memiliki latar belakang di bidang UX dapat menjadi nilai plus bagi seorang front-end developer, karena mereka dapat membentuk empati bagi pengguna.

 

2. Back-end development
Jika front-end adalah yang dilihat pengguna selama berkegiatan di situs, back-end adalah aspek yang tidak mereka lihat.

Back-end developer bertugas untuk mengelola server situs web, program, dan software, dengan tujuan agar semua fitur tersebut dapat bekerja dengan baik.

Biasanya, back-end developer bekerja dalam sistem seperti server, sistem operasi, API, dan basis data. Mereka mengelola kode dalam situs untuk keperluan keamanan, konten, dan struktur situs.

 

3. Full-stack development
Jenis web development berikutnya yang wajib kamu ketahui merupakan full-stack development.

Full-stack developer bekerja di sisi front-end dan back-end situs. Mereka diharapkan dapat membuat situs web, aplikasi, atau program software dari awal hingga akhir proses pembangunan.

Kata “stack” mengacu pada berbagai teknologi yang akan mereka tangani dalam satu situs web yang sama, seperti server, UI, dan lain-lain.

4. Mobile development
Mobile development adalah jenis web development yang belum beberapa lama ini muncul.

Umumnya, jenis pengembangan web ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pelanggan yang lebih senang membuka aplikasi dan situs web via smartphone mereka.

Tugas mobile developer adalah membangun aplikasi yang ramah untuk perangkat seluler seperti smartphone atau tablet.

Aplikasi pada mobile memiliki proses operasional yang berbeda dari situs web dan program software lainnya.

Oleh karena itu, bila ingin meniti karier sebagai mobile developer, kamu akan membutuhkan seperangkat keterampilan pengembangan dan pengetahuan tentang beberapa bahasa pemrograman khusus.