Home news Cara Doa yang Tepat Dalam Agama Islam

Cara Doa yang Tepat Dalam Agama Islam

12
0

Berdoa jadi salah satu metode berbicara kepada Allah SWT. Melalui metode ini pula seorang bisa meminta ataupun memohon pertolongan kepada Allah SWT, Ibu. Namun bukan berarti cuma orang yang terserang bencana saja yang layak memanjatkan doa.

Dilansir dari novel Kumpulan Doa Tiap hari yang diterbitkan oleh Dirjen Bimas Islam Departemen Agama RI, doa ialah faktor yang sangat esensial dalam ibadah. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW ialah Doa itu ibadah serta Tiada suatu yang sangat mulia dalam pemikiran Allah, tidak hanya dari berdoa kepada- Nya, lagi kita dalam kondisi luas.

Supaya doa yang kita panjatkan bisa dikabulkan oleh Allah SWT, hingga di dalam berdoa terdapat sebagian tata metode yang wajib dicermati. Di antara lain ialah:

1. Menghadap kiblat

Perihal ini bersumber pada suatu hadis” Rasulullah tiba ke tempat wuquf di Arafah serta dia menghadap kiblat kemudian terus menerus berdoa sehingga tenggelam matahari”.

2. Membaca Hamdalah ataupun pujian, Istighfar serta Salawat

Salah seseorang Teman Nabi mengatakan:” Kala Nabi Muhammad SAW duduk di masjid, seketika tiba seseorang pria masuk, kemudian dia salat. Sehabis berakhir dia membaca doa

Allahummaghfirlii warhamnii. Hingga waktu itu Rasulullah juga mengatakan, wahai kawan, engkau terburu- buru. Bila salat, duduklah dulu setelah itu bacalah puji- pujian kepada Allah. Sebab ia yang mempunyai pujian itu, kemudian baca salawat kepadaku setelah itu baru berdoa.

Setelah itu tiba seseorang yang lain sehabis salat dia menyanjung Allah serta membaca salawat buat Nabi Muhammad SAW. Serta sehabis itu Nabi bersabda, Berdoalah hingga hendak dipadati,.

3. Dengan suara lembut serta rasa takut

Firman Allah SWT yang berbunyi,” Berserulah( berdoa) kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri serta suara yang lembut. Sebetulnya Allah tidak menggemari orang- orang yang melampaui batasan.

Serta janganlah engkau berbuat kehancuran di bumi setelah( Allah SWT) memperbaikinya, serta berdoalah kepada- Nya dengan rasa khawatir( tidak diterima) serta harap( hendak dikabulkan). Sebetulnya rahmat Allah amat dekat kepada orang- orang yang berbuat baik.”( QS. Angkatan laut(AL) Araf: 55- 56)

4. Percaya hendak dipenuhi

Di dalam berdoa kita wajib percaya serta berprasangka baik kepada Allah SWT, semacam hadis berikut ini:” Sebetulnya Allah Azza wa Jalla berfirman: Saya hendak menjajaki prasangka hamba- Ku kepada- Ku. Serta Saya senantiasa menyertainya apa apabila dia berdoa kepada- Ku”.

Sumber Edmodo.id