Home news Cara Bisnis Makanan Frozen Untuk Pemula

Cara Bisnis Makanan Frozen Untuk Pemula

14
0
cara bisnis makanan frozen

Bisnis kuliner merupakan salah satu bisnis yang bisa dibilang tidak akan mati. Seperti yang kita lihat saat ini, inovasi makanan atau bisnis kuliner semakin banyak dan unik. Salah satu alternatif bisnis di bidang makanan adalah frozen food atau makanan beku. Penyimpanan yang mudah, ketahanan makanan yang cukup lama, serta mudah diolah membuat peminat frozen food sering dicari oleh konsumen. Yuk cari tahu cara bisnis makanan frozen

Peluang bisnis yang cukup besar membuat bisnis frozen food ini juga diminati oleh banyak orang. Terlebih lagi, kamu juga dapat memulainya dari rumah. Tidak hanya nugget, kentang, atau ikan, sekarang ada banyak jenis makanan yang dapat diolah menjadi makanan beku atau frozen food.

Sebelum melangkah ke cara bisnis makanan frozen, yuk ketahui dulu apa itu frozen food! Frozen food adalah makanan yang sudah diolah, lalu disimpan dalam keadaan beku untuk memperpanjang masa simpan produk dengan menghambat pertumbuhan mikroba, reaksi enzimatis, dan kimiawi sehingga produk tetap maan dan terjaga kualitasnya.

Cara Memulai Bisnis Frozen Food :

cara bisnis makanan frozen

1. Tentukan dan pelajari produk yang akan dijual

Sebelum memulai bisnis frozen food, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan produk apa yang ingin kamu jual terlebih dahulu. Pilihan produk makanan beku yang bisa dijual saat ini ada sangat banyak. Contohnya, nugget, tahu bakso, dimsum, ice cream, atau produk olahan daging lainnya yang juga mudah dan praktis untuk diolah.

BACA JUGA  Importir karpet masjid di Bekasi murah kualitas Grade A

2. Tentukan target market

Selanjutnya adalah menentukan siapa saja target pasar yang mau kamu jangkau. Apakah individu, grosir, atau bisnis makanan, dan lainnya. Kamu perlu membuat persona target market dengan jelas agar dapat menentukan strategi pemasaran, media pemasaran, konten, dan hal lainnya lebih tepat sasaran.

3. Siapkan peralatan yang dibutuhkan

Persiapkan peralatan yang dibutuhkan terutama untuk pembekuan makanan. Jangan ragu untuk membeli peralatan dengan kualitas terbaik agar tidak mudah rusak. Karena apabila peralatannya mudah rusak, biaya perbaikan yang dibutuhkan umumnya tidak sedikit, selain itu, proses produksi juga dapat terhambat apabila peralatannya sering rusak. Beberapa peralatan yang digunakan untuk menjalankan bisnis frozen food antara lain:

  • Mesin pembeku (freezer)
  • Plastik kemasan khusus makanan beku
  • Mesin vakum kemasan
  • Alat press kemasan
  • Dan peralatan untuk membuat produk seperti: panci, wajan, spatula, kompor gas, blender, chopper, dan lainnya.
BACA JUGA  6 Cara Budidaya Porang Agar Cepat Panen

4. Pikirkan metode pengemasan

Pengemasan sangat penting dan memengaruhi kualitas serta ketahanan makanan. Maka dari itu, pastikan kamu menggunakan plastik khusus makanan beku yang tidak memiliki pori. Selain itu, vakum kemasan dengan menggunakan mesin vakum untuk mengeliminasi udara di dalam kemasan. Makanan beku harus menggunakan kemasan yang tertutup rapat dan kedap udara. Tujuannya adalah mencegah bakteri atau benda asing lainnya agar tidak masuk agar ketahanan makanan terjaga dengan baik.

5. Promosikan produk melalui media sosial

Agar orang-orang mengetahui brand dan produk yang kamu jual, jangan lupa untuk mempromosikannya di media sosial. Kamu tidak perlu menunggu produk siap baru mempromosikannya, saat produk masih dalam proses persiapan juga sudah bisa. Kamu bisa mengunggah konten teaser atau coming soon untuk menarik perhatian followers.

6. Jual produk secara online

Perkembangan teknologi mempermudah banyak hal. Kamu bisa menjual produk secara online untuk menjangkau lebih banyak pembeli dan pembeli dari tempat yang jauh. Bisa juga dijual secara offline, tapi tidak ada salahnya memanfaatkan teknologi yang ada, kan?

7. Gunakan jasa pengiriman instan

Makanan beku harus dikirim dengan cepat agar kualitas dan ketahanannya tetap terjaga. Untuk itu, gunakan jasa pengiriman instan. Apabila jaraknya jauh, maka kamu bisa menggunakan box berisi ice gell agar produk sampai dalam kondisi yang segar dan tidak mencair selama perjalanan.

BACA JUGA  Solusi Promosi Efektif Menggunakan Balon Sablon

8. Pelajari ketentuan perizinan pangan olahan

Selanjutnya, kamu harus mempelajari ketentuan izin edar yang berlaku. BPOM mengatur jenis pangan olahan apa saja yang wajib memiliki izin BPOM dan apa saja yang tidak perlu. BPOM juga mengatur ketentuan untuk pangan olahan yang disimpan beku.

Wah, ternyata izin edar BPOM penting untuk diperhatikan ya. Oleh karena itu, kamu perlu mempelajari ketentuannya secara lengkap dan mengetahui jenis produk apa saja yang memerlukan izin dan yang tidak. Izin edar ini juga penting agar konsumen semakin percaya dengan kualitas produk yang kamu tawarkan karena sudah sesuai standar yang ditentukan. Kamu juga bisa mengurus sertifikat halal dari MUI agar konsumen tidak ragu untuk membelinya.