Home news Apa Sih Bedanya Pada Otodidak Dengan Ikuti Kursus?

Apa Sih Bedanya Pada Otodidak Dengan Ikuti Kursus?

43
0

Pada dasarnya, masak merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang wanita. Biarpun dewasa ini, sudah banyak ditemukan tukang masak adalah para pria. Bahkan, Chef di hotel bintang 5, restoran, kapal pesiar, adalah laki-laki. Lalu, kenapa masak sebetulnya adalah kodrat para wanita? Karena secara filosofi, memasak juga aktivitas yang mengekspresikan rasa cinta kepada seseorang, rasa cinta kepada suami dan anak-anaknya.

Kembali kepada bahasan memasak, terhadap akhirnya wanita mereka harus memaksa dirinya untuk mampu memasak. Memasak sebetulnya mampu otodidak, tapi juga mampu ikuti food production course. Ada banyak sekolah chef Jakarta. Apa sih bedanya pada otodidak dengan ikuti kursus? Berikut kami coba memberikan perbedaan:

Time schedule Otodidak vs Kursus

Memang benar sekali kala yang diperlukan untuk belajar memasak secara otodidak lumayan lama, sebab kita tidak paham tentu metode, bahan dan ukuran yang digunakan. Walaupun sudah menyaksikan anjuran di Youtube secara detail, tapi hasil masakan senantiasa jauh dari ekspektasi yang diinginkan. Trial and error bakal mengambil alih kala lebih lama. Belum kembali disaat memasak hasilnya gosong, besoknya disaat coba lagi, sudah tidak gosong tapi jadi keasinan rasanya, sehabis itu sudah tidak asin dan tidak gosong, mampu jadi adonannya bantet dan tidak sesuai dengan ekspektasi, agar lantas tetap banyak kembali yang harus diperbaiki, agar mengambil alih kala yang lama.

Sementara jika ikuti kursus, Anda bakal dipandu oleh Chef berpengalaman, agar dari style bahan, ukuran, dan cara memasak, lebih-lebih hasil masakan, Anda tidak bakal mengalami susah layaknya Anda belajar otodidak. Jenis masakan yang bakal Anda pelajari juga tidak monoton, dari local food, Chinese food, hingga Western style.

Biaya Otodidak vs Kursus

Biaya tentu jadi perbedaan mendasar. Kalau otodidak, Anda hanya belanja, lantas menjadi memasak dengan anjuran baik dari buku atau Youtube. Sementara jika Anda ikuti kursus, Anda harus mengeluarkan cost ekstra untuk pembelajarannya. Yang tidak kalah penting, Anda harus terlalu melacak tempat kursus yang baik dan biayanya make sense. Carilah tempat kursus yang biayanya hanya membeli dan jasa memasaknya, sebab Anda tidak harus membeli berbagai pisau dan barang keperluan memasak lain untuk dibawa pulang.

Hasil dan Rasa Otodidak vs Kursus

Anda mampu menanggung bahwa jika otodidak, hasil dan rasa masakan Anda bakal langsung lezat sesuai ekspektasi? Tanpa bermaksud mengecilkan semangat Anda, sepertinya point nomor 1 sudah melukiskan perihal itu mampu tercapai sehabis Anda coba sebagian kali. Sementara jika Anda kursus, jika hasil, rasa dan juga bentuknya tidak sesuai, silakan Anda tida usah membayar! Karena, bukan barang aneh kembali kalo belajar kursus masak mampu menghasilkan hasil makanan yang lebih bagus dari aspek tampilan maupun dari aspek rasa. Apalagi dibimbing langsung oleh instrukur yang berkompeten yang sudah berpengalaman, pernah jadi chef, maka hasilnya bakal sesuai dengan ekspektasi yang kita inginkan layaknya mengakibatkan makanan khas bintang lima.

So, bagi Anda yang berminat dengan short course Food Production silakan berhimpun dengan Bina Mutu Bangsa, sebab banyak keunikan metode dan pengetahuan yang mampu Anda sadur dan Anda praktekkan. Anda mampu menyusun menu harian untuk hidangan di rumah dengan berbagai style masakan (Local Food, Western, Chinese dll), atau Anda mampu berwirausaha membuka makanan dengan rasa dan tampilan bintang 5, tapi harga kaki 5. Di Bina Mutu Bangsa, Anda bakal didampingi oleh Chef yang kompeten dan tidak pelit ilmu, Anda mampu bertanya tentang perihal apa-pun tentang dunia perkulineran dengan jawaban yang memuaskan pula.