Home news Apa Saja Syarat Zakat Fitrah?

Apa Saja Syarat Zakat Fitrah?

18
0

Zakat adalah salah satu kewajiban sebagai seorang muslim baik itu laki-laki maupun perempuan. Oleh dikarenakan itu, Allah SWT udah memerintahkan kita untuk selamanya menunaikan zakat sesuai dengan nisab dan haulnya.

Ada beraneka macam zakat yang diwajibkan salah satunya zakat fitrah. Apa yang dimaksud dengan zakat fitrah? Apa pengertian zakat fitrah? berapa besar zakat fitrah yang kudu dikeluarkan? Kapan saja zakat fitrah kudu dikeluarkan? Bagaimana kecuali kita tidak sanggup membayar zakat fitrah? Temukan jawabannya di bawah ini.

Zakat fitrah merupakan salah satu berasal dari tipe zakat yang kudu dikeluarkan setiap individu merdeka dan sanggup dan juga sesuai dengan syarat yang udah ditetapkan. Zakat sendiri udah menjadi salah satu bagian berasal dari rukun islam yang ke-4. Oleh dikarenakan itu, diwajibkan kita sebagai umat muslim untuk selamanya membayar zakat lebih-lebih zakat fitrah.

Pengertian zakat fitrah adalah zakat yang berfungsi untuk bersihkan harta dan sebagai pelengkap ibadah puasa kita. Tanpa zakat fitrah, puasa kita tidak terlengkapi.

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عليه وسلم قَالَ : أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ، وَيُقِيْمُوا الصَّلاَةَ وَيُؤْتُوا الزَّكاَةَ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءُهُمْ وَأَمْوَالُـهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلاَمِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللهِ تَعَالىَ

“Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma sebenarnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada Ilah tak hanya Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat. Jika mereka melaksanakan hal itu maka darah dan harta mereka dapat dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka ada pada Allah Subhanahu wata’ala.” (HR. Bukhari no. 25; Muslim no. 22)

Apa Saja Syarat Zakat Fitrah?

Sebelum mengeluarkan zakat fitrah, ada baiknya kita ketahui lebih-lebih dahulu kriteria kudu zakat fitrah yaitu sebagai berikut:

Beragama Islam dan Merdeka,

Menemui dua kala yaitu satu diantara bulan Ramadhan dan Syawal biarpun hanya sesaat,
Mempunyai harta yang lebih berasal dari pada kebutuhannya sehari-hari untuk dirinya dan orang-orang di bawah tanggungan pada hari raya dan malamnya.
Persyaratan di atas merupakan kriteria untuk orang yang kudu zakat fitrah. Ada juga syarat tidak kudu zakat fitrah yaitu,

Orang yang meninggal sebelum terbenam matahari pada akhir Ramadhan,
Anak yang lahir selepas terbenam matahari pada akhir Ramadhan,
Orang yang baru memeluk agama Islam setelah matahari terbenam pada akhir Ramadhan,
Tanggungan istri yang baru saja dinikahi selepas matahari terbenam pada akhir Ramadhan.

Kapan Harus Dikeluarkan?

Jika Anda juga orang yang kudu mengeluarkan zakat fitrah, ada baiknya Sahabat Zakat mengeluarkannya pada kala yang tepat.

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ عَمْرِو بْنِ مُسْلِمٍ أَبُو عَمْرٍو الْحَذَّاءُ الْمَدَنِيُّ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نَافِعٍ الصَّائِغُ عَنْ ابْنِ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ بِإِخْرَاجِ الزَّكَاةِ قَبْلَ الْغُدُوِّ لِلصَّلَاةِ يَوْمَ الْفِطْرِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ وَهُوَ الَّذِي يَسْتَحِبُّهُ أَهْلُ الْعِلْمِ أَنْ يُخْرِجَ الرَّجُلُ صَدَقَةَ الْفِطْرِ قَبْلَ الْغُدُوِّ إِلَى الصَّلَاةِ

“Telah menceritakan kepada kita [Muslim bin Amru bin Muslim Abu Amru Al Khaddza’ Al Madani] udah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Nafi’ As Sha`igh] berasal dari [Ibnu Abu Zannad] berasal dari [Musa bin Uqbah] berasal dari [Nafi’] berasal dari [Ibnu Umar] bahwasanya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk membayar zakat fitrah sebelum berangkat (ke daerah shalat) pada hari raya idul fitri. Abu ‘Isa berkata, ini merupakan hadits hasan shahih gharib, atas basic ini para ulama lebih menyarankan untuk membayar zakat fitrah sebelum berangkat shalat.” (HR. Tirmidzi: 613)

Dari hadis tersebut, udah dikatakan bahwa zakat fitrah sebaiknya dikerjakan sebelum sholat Idul Fitri. Walaupun demikian, ada baiknya juga kita melaksanakan zakat fitrah kita sebelum hari raya agar kewajiban kita terpenuhi lebih cepat.

Mengapa Sahabat kudu tahu kala kudu zakat fitrah? Karena terlewat berasal dari kala berikut maka Sahabat kala haram untuk memberikan zakat fitrah. Berikut uraian kala zakat yang pas untuk mengeluarkan zakat fitrah.

Waktu Harus: bermula berasal dari awal bulan Ramadhan hingga akhir bulan Ramadhan.
Waktu Wajib: setelah matahari terbenam pada akhir bulan Ramadhan.
Waktu Afdhal: setelah melaksanakan solat subuh pada hari akhir Ramadhan hingga sebelum mengerjakan sholat idul fitri.
Waktu Makruh: melaksanakan sholat idul fitri agar sebelum terbenam matahari.
Waktu Haram: setelah matahari terbenam pada hari raya Idul Fitri.

Berapa Zakat Fitrah yang Harus Dikeluarkan?

Sahabat Zakat mengidamkan mengeluarkan zakat fitrah sekarang? Setelah tahu syarat dan kapan untuk melaksanakan zakat fitrah, ada baiknya Sahabat juga tahu seberapa besar zakat fitrah yang kudu dikeluarkan per-indivunya.

Zakat fitrah merupakan zakat yang kudu dikeluarkan sebelum sholat idul fitri berlangsung. Jenis zakatnya yaitu sesuai dengan makanan pokok kita dan di Indonesia sendiri makanan pokoknya adalah beras.

Setiap balita hingga orang dewasa memiliki kewajiban membayar zakat sebesar 3,5 liter atau 2,5 kg beras.

Apabila Sahabat Zakat mengidamkan menggantikannya dengan uang, Sahabat kudu membayar sesuai dengan harga berasal dari 2,5 beras tersebut. Yang sesudah itu Sahabat sanggup salurkan kepada masjid paling dekat atau kepada instansi amil zakat yang terpercaya.

Takaran zakat fitrah udah jelas, hanya saja tekad berlomba-lomba didalam kebaikan sepertinya masih kurang kencang, nih! Mari, muliakan tamu agung bulan Ramadhan dengan membayar zakat fitrah di Dompet Dhuafa